Sabtu, 16 Juli 2011

Kepadamu

           

Dengar dentum piano bernada lusuh
Coba sapih suara sucinya
Telah menggunung jalaga rindu ini
Berteman jerit lepas dalam kesunyian

Bukan sebuah keputusan sebatang pohon sungsang
Meranggas telanjang tanpa rahasia

Kematianmu terlalu membekas di suksma
Selekat desah dan nafas
Seasam keringat telapak tangan
Atau cengeng kidung kegelapan
Luruh tegas pada kehidupan

Kawanku adalah derajat pagoda
Kawanku adalah kembara angin yang tak pernah diam
Yang buyarkan kabut pilu dalam dunia
Beri pengentalan bingkai pengertian
Lewat kidung indah yang diteluhkan

Mimpi kita terlanjur melambung
Bangun istana imaji yang redup saput tatap syahdu
Seindah nada dawai violin yang terakit

Mimpi kita telah terpintal dalam ilusi
Mimpi kita telah mengalir dalam darah kehidupan
Keliaran semerbak kesturi
Tampak gemertak runcing duri

Kawanku,
Kawan mawar semerbak jelaga
Kita pasti bisa


Bayu Kusumajati  
                                                                                         Semarang, 15 Juni 2011
                                                                                                                        Sebelum Gerhana Datang

Tidak ada komentar:

Posting Komentar