Dengar dentum piano bernada lusuh
Coba sapih suara sucinya
Telah menggunung jalaga rindu ini
Berteman jerit lepas dalam kesunyian
Bukan sebuah keputusan sebatang pohon sungsang
Meranggas telanjang tanpa rahasia
Kematianmu terlalu membekas di suksma
Selekat desah dan nafas
Seasam keringat telapak tangan
Atau cengeng kidung kegelapan
Luruh tegas pada kehidupan
Kawanku adalah derajat pagoda
Kawanku adalah kembara angin yang tak pernah diam
Yang buyarkan kabut pilu dalam dunia
Beri pengentalan bingkai pengertian
Lewat kidung indah yang diteluhkan
Mimpi kita terlanjur melambung
Bangun istana imaji yang redup saput tatap syahdu
Seindah nada dawai violin yang terakit
Mimpi kita telah terpintal dalam ilusi
Mimpi kita telah mengalir dalam darah kehidupan
Keliaran semerbak kesturi
Tampak gemertak runcing duri
Kawanku,
Kawan mawar semerbak jelaga
Kita pasti bisa
Bayu Kusumajati
Semarang, 15 Juni 2011
Sebelum Gerhana Datang
Tidak ada komentar:
Posting Komentar